REPUBLIKA.CO.ID,NEW YORK - Julissa Fikri tumbuh dan besar di East Harlem. Salah satu permukiman terbesar yang didominasi warga keturunan Amerika Latin di New York, Amerika Serikat. Ia tak pernah membayangkan sebelumnya, keputusanya memeluk Islam akan memicu kebencian keluarga dan lingkungannya.
Jumat, 10 Mei 2013
Masuk Islam, Julissa Fikri Dapat Julukan Sinis 'Perempuan Arab'
Kamis, 01 September 2011, 14:58 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,NEW YORK - Julissa Fikri tumbuh dan besar di East Harlem. Salah satu permukiman terbesar yang didominasi warga keturunan Amerika Latin di New York, Amerika Serikat. Ia tak pernah membayangkan sebelumnya, keputusanya memeluk Islam akan memicu kebencian keluarga dan lingkungannya.
REPUBLIKA.CO.ID,NEW YORK - Julissa Fikri tumbuh dan besar di East Harlem. Salah satu permukiman terbesar yang didominasi warga keturunan Amerika Latin di New York, Amerika Serikat. Ia tak pernah membayangkan sebelumnya, keputusanya memeluk Islam akan memicu kebencian keluarga dan lingkungannya.
Kamis, 09 Mei 2013
'Israel Berani Serbu Al Aqsha karena Bangsa Arab Diam Saja'
Wednesday, 08 May 2013, 06:24 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Ketua Komite Rakyat Hadapi Blokade Gaza, Jamal Khudri, menegaskan sikap diam bangsa Arab dan internasional dorong penjajah Israel berani menyerbu Masjid Al Aqsha hampir setiap hari.
Dalam keterangannya yang dikutip situs Infopalestina, Khudri menegaskan sikap diam ini memicu meluasnya wilayah target Israel menjadi aksi unjuk rasa terencana. Aksi unjuk rasa yang bukan hanya serbuan individu karena diikuti para menteri dan politisi Israel.
Striker Chelsea Jual Mobil Ferrari untuk Muslim Rohingnya
Kamis, 09 May 2013
INGGRIS (voa-islam.com) –
Ujung tombak klub bola terkenal di Eropa, Demba Ba, sangat peduli
dengan penderitaan sesama Muslim di Myanmar. Untuk membantu musibah
Muslim Rohingnya, striker Chelsea ini menjual mobil Ferrari
kesayangannya untuk infaq.
Demikian rilis kantor berita Rohingnya, Kamis (09/05/10). Sebagian laporan berita mengungkapkan, striker The Blues menjual mobil mewahnya dan uangnya untuk disumbangkan Muslimin Burma yang menjadi sasaran kekerasan oleh orang-orang Budha.
Langganan:
Postingan (Atom)